SNIPS

Pengalaman Jadi Presenter di SNIPS 2014

Simposium Nasional Inovasi dan Pembelajaran Sains (SNIPS) adalah event tahunan yang diadakan oleh Prodi Fisika ITB. Dalam event ini kita diajak untuk melakukan kontribusi terhadap perkembangan sains di Indonesia. Peserta (participant) bisa berasal dari seluruh institusi se-Indonesia; ada mahasiswa sarjana tingkat akhir, mahasiswa magister, guru, bahkan dosen ITB sendiri juga ikut berpartisipasi. Nah, di tulisan ini saya ingin share cerita saya saat ikut SNIPS 2014. Acara ini diadakan tanggal 10-11 Juni kemarin. Selamat membaca! 🙂

Keterlibatan saya di SNIPS 2014 ini awalnya dari tawaran dosen fisika dasar (Fourier Dzar Eljabbar Latief, atau Pak Foye) untuk ikut. Sebab, saya pernah melakukan proyek tambahan di kelas mengenai sensor touchless dengan menggunakan Arduino dan sepertinya Pak Foye ingin mendorong saya lebih jauh hingga SNIPS.

Saya diminta beliau untuk mendaftar sebagai presenter (penyaji makalah yang saya buat). Yang enak, biaya pendaftaran sebesar 350 ribu ditanggung beliau, hehe.

Saya mendapat giliran presentasi di hari kedua. Jadi di hari pertama saya menyimak saja presentasi yang lain. Ternyata bahan presentasinya sulit-sulit. Sebagai mahasiswa TPB saya jelas bingung, orang yang presentasi mahasiswa tingkat atas. Tapi saya punya trik, saya simak saja presentasi2 sulit itu, dan berusaha mendapatkan gambaran umum atau konsep umum yang dibahas presenter. Saya tanya kanan-kiri supaya lebih paham. Ya setidaknya pengetahuan saya menjadi semakin kaya. 🙂

Di hari kedua saatnya saya presentasi, audiens di ruangan sebetulnya tidak terlalu banyak (sekitar 10 orang). Tapi tetap saja saya gugup sebab ini pertama kalinya saya presentasi di tingkat nasional dan didengar mahasiswa S2.

Saya diberi waktu presentasi sekitar 12 menit, apaa?? Setup alat demo saja memakan waktu 3 menit, 9 menit presentasi mau bicara apa? Dalam hati saya menggerutu. Karena itu, saya (sangat) mempercepat kecepatan bicara saya, ditambah semakin gugup sebab alatnya tidak bekerja baik saat itu, lengkaplah sudah adrenalin saya dipacu.

Saya jelaskan sebab kegagalan alatnya singkat saja, sebab saya juga pernah mengalami error yang sama, jadi masih bisa teratasi. Huuffftt..

Di akhir presentasi, tidak ada audiens yang mau bertanya. Di pikiran saya, ini sudah jelas karena mereka tidak paham, lantaran saya tak becus presentasi.

Yah walaupun begitu, ini adalah pengalaman pertama saya presentasi di SNIPS. Ini baru awal, saya harus terus mengevaluasi diri dan kemampuan, sebab suatu saat saya akan presentasi di level internasional, di depan para bule2, hehe. Aamiin.. 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s